1 Juni
Ya tepatnya 1 Juni 1945 atau 71 tahun yang lalu, konsep pancasila di rumuskan pertama kali oleh soekarno di pidatonya dalam sidang Dokuritsu Junbi Cosakai atau dalam bahasa indonesia artinya Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan.
Awalnya pidato tersebut disampaikan oleh soekarno dalam pidatonya secara aklamasi dan tanpa judul dan baru mendapat sebutan Ilahirnya pancasila oleh Ketua BPUPK Dr. Radjiman Wedyodiningrat dalam kata pengantar buku yang berisi pidato yang kemudian dibukukan oleh BPUPK tersebut.
Sumber wikipedia lebih lengkap
Jika sekarang tepat dengan 1 Juni yang bertepatan dengan hari lahirnya pancasila, seharusnya para pemuda harapan bangsa (termasuk saya juga, karena saya juga pemuda) bisa memaknai hari ini dengan penuh penghayatan dan dan harusnya sih paham dengan apa saja makna yang terkandung di dalam 5 sila di dalam pancasila tersebut begitu juga dengan butir-butir pancasila.
Dulu wkatu saya masih duduk s sekolah dasar, ada pelajaran yang dengan nama PPKN (Pendididkan Pancasila dan Kewarganegaraan).
Yah sesuai dengan namanya pastinya dalam pelajaran tersebut diajarkan tentang norma dan apa saja kaidah yang terkandung dalam pancasila dan tentunya pasti hafalan 5 sila pancasila.
Ya, hafalan 5 sila itu sudah menjadi hal wajib untuk anak setingkat siswa sekolah dasar.
Bagaimana bisa menjai pemuda pemudi harapan bangsa, jika 5 sila saja tidak hafal?
Ada satu bab yang diajarkan saat itu dan sampai sekarang masih saya ingat yaitu tentang tenggang rasa.
Paham kan arti dari tenggang rasa?
Menghargai dan menghormati perasaan orang lain adalah pelajaran yang diajarkan kepada kita sejak masih duduk dibangku sekolah dasar.
Yah, kita seharusnya harus meilikki rasa tenggang rasa kepada semua orang yang BELUM hafal pancasila. Yah sebaiknya jangan melihat ke dunia selebritis dulu tentang ini. Lebih baik membaca sejarah dan jangan sampai melupakannya. Jasmerah.
Namun bagaimana dengan pancasila saat ini?
Terakhir saya mendapatkan pelajaran pancasila dulu saat masih di SMK, waktu itu namanya diganti dengan PKN, hialng P nya satu.
Namun setelah itu pancasila seakan hilang adri kehidupan bermasyarakat, bagaimana saya bisa menyebutnya begitu?
Yah itu, kata diatas tadi, tenggang rasa.
Bagaimana dengan mahasiswa?
Yah seharusnya masih ada mata kuliahtentang pancasila ini.
Jika dibilang bahwa mahasiswa adalah agent of change atau agen perubahan, jadi paling tidak kan harus bisa memahami dulu apa arti pancasila. Paling tidak jika masih ingin tinggal di Indonesia. Hahaha.
Memang jika merujuk ke agent of change, gambaran dari semua yang mendenga kata ini adalah tentang politik dan menjadi politisi!
Itu sih menurut pandangan saya dulu, bagaimana dengan pandangan orang lain? Itu persepsi mereka masing2.
Mata kuliah tentang pancasila mungkin masih bisa didapatkan oleh mereka yang menuntuk kuliah di jurusan pendidikan.
Namun bagaimana dengan mereka yang berada di jurusan eksakta?
Saya tidak berani mnjustifikasi bahwa jurusan eksakta tidak ada mata kuliah tentang pancasila, ada namun mungkin hanya sampai semester satu saja.
Okelah jika itu bermaksud untuk fokus ke dalam ilmu perkuliahan maka dengan alasan agar mahasiswa lebih paham dengan jurusan mereka, maka pancasila hanya sebagai ulasan saja.
Tapi mungkin, mungkin lho ya jangan marah dulu. Mungkin jadinya nanti pemegang gelar hanya akan berfikiran pragmatis karena memang nilai-nilai pancasilanya sudah dilupakan.
Mereka jadi lebih suka memegang pemikiran kapitalis dari pada menjunjung tinggi nilai pancasila.
Nah melaui tanggal 1 juni ini, mari kita mulai menjunjung nilai-nilai pancasila dan menerapkannya.
Namun jangan hanya tanggal 1 juni saja, sehingga hanya menjadi ritual setiap bulan saja.