BELAJAR
DARI KAFEIN KOPi
Secara bahasa
manusia berasal dari kata “manu”
(Sansekerta), “mens”
(Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk ang berakal budi
(mampu menguasai makhluk lain).Secara umum manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, oleh karena itu manusia senantiasa membutuhkan interaksi dengan manusia yang lain.
Itu yang di atas versi copy paste yaahh meski ilmu itu terkadang memang harus melihat ukuran font milik orang. Karena dari kita melihat orang maka kita akan tahu bahwa ilmu itu universal.
Kopi atau
coffee sudah tak asing kita dengar di telinga kita kalau terdengar kopi pasti
di benak kita pasti teringat warkop atau cangkir atau bahkan orang kurang kerjaan.
Ya uke lah anggapan itu memang terlintas.
Tapi ingat
bahwa ngopi lebih berarti di bandingkan kita iri dengki.
Seperti
halnya beta bersama sahabat sahabat terbiasa menghabiskan jam jam waktu hanya
demi air hitam penuh kenikmatan ini.
Seperti
halnya pengertian yang di atas bahwa manusia adalah makhluk berakal dan berbudi
dan secara umum makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain.
Persepsi ini
sama dengan beta bahwa saya juga membutuhkan orang lain, saya rasa juga bukan
saya saja bahkan yang membaca ini pun juga membutuhkan orang lain. Bahkan hidup
di alas yang lebat dan jauh dari keramain itu juga membutuhkan orang lain(meski
mbatin).
Hal membutuhkan orang lain seperti halnya kita bisa saling ngobrol bisa saling tukar informasi dan juga bisa bisa yang lain-lain.
Memang nikmat
jika kita berlama-lama ngopi,beta bersama
sahabat-sahabat(Alfian,Deni,Iwan,tanto,puput,Didik,,dll) adalah coffee hunter.
Kami biasa ngopi di tempat ngopi tidak ada tempat khusus dimana ada tempat
ngopi selalu kami jajaki
![]() |
| Suasana ngopii |
Karena bagi kami disetiap tempat ngopi lebih berarti
jika kami selangi dengan diskusi.
Diskusi yang
bisa menambah wawasan menambah pengetahuan juga menanmbah kenalanJ
Memang diskusi ngopi tak seperti seminar atau acara formal lainya
Diskusi ngopi
tidak terpaku dalam satu tema tapi universal atau bahasa kasarnya ngalor ngidol
mbahas kono kene
Tapi tidak
menyurutkan minat kami karena sepulang ngampus tak dapat ilmu selain jurusan
kita. Tapi dengan ngopi bersama-sama kita bisa menangkap segala informasi dan
pengetahuan yang lain atau dapat di istilahkan ngopi wadah untuk kita mencari
informasi...
Maka dari itu
ngopi sudah membudidaya ngopi juga sudah menjadi trendi ngopi juga sebagian
ekspresi pemuda saat ini... karena kita lepas dari nenek moyang kita dahulu
yang sangat erat dengan
“Rukun
agawe santosa, crah agawe bubrah” “guyub rukun tentrem”
budaya gotong
royong budaya saling mebantu budaya yang beda dengan saat ini
berbeda dari
segi waktu juga beda dari segi kehidupan seperti modernitas,loyalitas dll.
Tetapi
kebersamaan itu masih kami jalin di wadah yang lebih mengkilap karena kaca
karena transisi dari jendela kayu...(cafe ne koconan)
Tetapi isi
dari ngopi kita sendiri masih sama yaitu sebagai ajang untuk silahturahmi dan
berbagi informasi.
BY; NYIUR KELAPA(Tunas Kelapa)

0 komentar